Dari Malang hingga Puncak Everest, aku menempuh belasan ribu kilometer dengan sepedaku untuk bisa membuktikan ketulusan hatiku. Harapan demi harapan dipupuk, makna demi makna pun ditorehkan. Bagiku, menulis buku ini bagai mengikat kenangan. Bersama kenangan-kenangan itu, aku siap mengajak kita semua berpetualang menempuh jalan yang tak mulus, menanjak dan berliku, bahkan buntu. Jadi, siapkan se…
Catatan dari Bawah Tanah membisikkan suara manusia yang telah menarik diri dari lingkungan masyarakat setelah mengorbankan cinta dan bakatnya. Karya sastra yang menyoroti relung-relung kejiwaan secara falsafi ini menampilkan tokoh seorang pemuda yang peka, yang merasakan penolakan dari lingkungan kehidupannya, padahal ia merasa lebih unggul dalam inteligensi. Karena kehilangan daya untuk mencin…
Pak Gangsir ingin menjadi pemalas sepanjang masa di negeri Sang Prabu Indrabuwana. Tidak perlu bekerja, apalagi berpanas-panas menanam padi. Ia bersama Si Gangsir, anaknya, pun mengatur siasat berpura-pura menjadi juru ramal mumpuni. Namun, sial bagi Pak Gangsir! Keahlian palsunya itu ketahuan Prabu Indrabuwana. Pak Gangsir harus menggantikan juru ramal istana yang baru saja dihukum mati karena…
Roman Anak Semua Bangsa adalah periode observasi atau turun ke bawah mencari serangkaian spirit lapangan dan kehidupan arus bawah Pribumi yang tak berdaya melawan kekuatan raksasa Eropa.
Rumah Kaca merupakan novel keempat sekaligus penutup dari Tetralogi Buru yang ditulis oleh Pramoedya Anata Toer. Dibandingkan ketiga pendahulunya yaitu Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, dan Jejak Langkah, terdapat perbedaan yang cukup mencolok pada Rumah Kaca karena tidak mengambil Minke atau Tirto Adhi Soerjo sebagai tokoh utama.
Buku ini menceritakan detil tentang sepak terjang Minke dalam berorganisasi maupun menjadi penulis bahkan sampai memiliki surat kabar sendiri. Juga pernikahan selanjutnya dengan Princess dari kerajaan di Maluku yang juga berpendidikan tinggi sehingga bisa bahu membahu dengan Minke dalam mengurusi surat kabarnya. Karena suatu kesalahan dalam menulis yang dilakukan oleh anak buahnya, Minke akhirn…
Apa yang membuat seorang bankir sukses dengan karier mapan tiba-tiba memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya? Bagi Jamal Irfani, jawabannya adalah prinsip dan keluarga. Buku ini adalah kisah nyata perjalanan seorang ayah yang memilih untuk lebih dekat dengan putra semata wayangnya, ‘Azzam, setelah mengundurkan diri dari dunia perbankan. Dari hari-hari yang dulu dihabiskan di kantor, kini …
Pertanyaan-pertanyaan untuk Tuhan bisa mencakup berbagai aspek, mulai dari keberadaan-Nya, sifat-sifat-Nya, hingga peran-Nya dalam kehidupan manusia dan alam semesta. Pertanyaan-pertanyaan ini seringkali muncul dari rasa ingin tahu manusia, keraguan, dan pencarian makna. Beberapa contoh pertanyaan abstrak tentang Tuhan meliputi: "Apakah Tuhan itu ada?", "Jika Tuhan ada, bagaimana kita bisa tahu…
Ditemani Sumimaru, Beniko pergi bertamasya. Ternyata, ke mana pun Beniko pergi, selalu saja ada masalah. Untungnya, jajanan selalu siap sedia. Jajanan dalam buku ini, di antaranya: Stiker Foto Gaib, Cumi Perut Karet, dan Permen Catur.
Di toko jajanan ajaib Zenitendo semua keinginan pembelinya bisa terwujud. Hanya saja, semua perkataan Beniko, pemilik toko, harus selalu dituruti. Jika tidak, nasib buruk akan jadi akibatnya.... Jajanan dalam buku ini, di antaranya: Bakpao Manusia Serigala, Telur Cokelat Goblin, dan Permen Sirup Jagung Pelangi.
Yodomi telah bebas. Alih-alih bertobat, Yodomi malah makin jahat. Kali ini ia punya rencana termutakhir untuk mengacak-acak Zenitendo. Akankah nasib pelanggan Zenitendo juga terdampak ulah Yodomi?
ajanan Zenitendo tersebar secara misterius ke sembarang orang. Nyonya Beniko sampai turun tangan mencari penyebabnya. Sementara itu Zenitendo harus ditutup. Siapakah dalang kekacauan ini? Jajanan dalam buku ini, di antaranya: Bros Baru, Masker Tampan, dan Jus Pidato.
Deskripsi Setelah tersengat listrik, Prim mendadak menjadi genius. Ia bisa memperbaiki apa saja, bahkan mencoba merancang sendiri pesawat antigravitasi. Suatu malam, aliran listrik di sekitar Lembang terputus dan banyak kendaraan mogok di jalan. Prim yakin, gangguan itu tidak biasa. Bisa jadi suatu benda mekanis dari luar angkasa. Mungkinkah ada makhluk asing yang mencoba ‘bertamu’ ke Bumi…
Di sebuah senja, di sebuah rumah susun di Jakarta, mahasiswa bernama Biru Laut disergap empat lelaki tak dikenal. Bersama kawan-kawannya, Daniel Tumbuan, Sunu Dyantoro, Alex Perazon, dia dibawa ke sebuah tempat yang tak dikenal. Berbulan-bulan mereka disekap, diinterogasi, dipukul, ditendang, digantung, dan disetrum agara bersedia menjawab satu pertanyaan penting: siapakah yang berdiri di balik…
Gawat! Tangan Yun tidak bisa berhenti menabuh genderang. Adi tiba-tiba juga terus menari. Begitu mereka berhenti, kabut perlahan menyelimuti. Mereka tidak lagi berada di gudang belakang rumah. Sekeliling mereka berubah menjadi hutan rimba. Sekelompok orang membawa kamera, senapan, dan ransel. Sebenarnya, ke mana genderang keramat itu membawa Yun dan Adi pergi?
Novel Jakarta Sebelum Pagi menceritakan kisah Em, seorang perempuan yang hidup di tengah hiruk pikuk Jakarta. Ia merasa terjebak dalam rutinitas kota yang padat, panas, dan penuh tekanan, sampai suatu hari kehidupannya berubah karena pertemuannya dengan seseorang yang misterius.
Selamat datang. Apakah ini kali pertama Anda di sini? Tidak selamanya koktail mengandung alkohol. Sebagai gantinya, kami memasukkan sesuatu yang spesial. Mengikuti jejak seekor kucing hitam segelap malam dengan mata biru zamrud, Na-woo tiba pada sebuah bar koktail magis tanpa tamu di gang kecil pusat kota. Alih-alih alkohol, bar itu mencampurkan suatu hal menarik yang tak ditawarkan bar lain; …
Antologi ini ditulis sebagai cara untuk “menguras” kesedihan yang masih tersisa. Lewat bahasa yang puitis namun tetap ringan, Adhan Akram menghadirkan puisi-puisi yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, baik dalam ranah personal maupun komunal. Puisinya terasa sederhana saat dibaca, tapi perlahan turut memantik rekaman lama yang sempat tersimpan di kepala untuk berjalan beriringan…