Apa jadinya jika sahabatmu sendiri menyatakan cintanya padamu? Sahabat paling dekat yang kamu punya, yang sudah tahu segalanya tentangmu bahkan ia tahu kalau kamu pernah datang ke kampus hanya dengan mencuci muka saja lantaran cuaca dingin, sungguh memalukan bukan?
April Watcher adalah gadis rumahan berusia lima belas tahun, dikelilingi banyak pembantu rumah dan bangga menjadi kutu buku. Suatu malam, dia pergi bersama kakanya ke sebuah rumah di pelosok hutan untuk menyelematkan seorang putri bangsawan dari rencana pembunuhan.
Perkenalkan namaku Derenia. Kamu boleh mengingatnya, boleh juga tidak. Aku sudah terbiasa. Di sekolah saja tidak ada yang memperhatikanku, atau memperdulikanku. Begitu juga sebaliknya, aku sudah muak terlalu peduli dengan orang lain yang bahkan tidak memperdulikanku sama sekali. Tidak masalah, itu lah resiko yang aku tanggung.
Adinda bangkit dan berjalan sambil memasang ransaelnya, mengisap rokoknya untuk terakhir kali, dan hendak mematikan rokok yang ia pegang, tapi seketika ia terdiam karena pemandangan di depannya sekarang lebih mengejutkan daripada jumpcare di film horor.
Banyak orang yang cemburu pada hubungannya dengan bima yang terkesan sempurna, tanpa ada sedikitpun masalah, namun tidak semua orang tahu bukan apa yang terjadi di balik pintu? Jujur saja, Ninis lelah. Ninis lelah terus menerus menjadi rahasia Bima, Ninis lelah terus menerus harus bersikap seakan akan tidak terjadi apa-apa di dalam hubungannya dengan Bima.
Demi baktinya sang ayah andini terpaksa menerima perjodohannya dengan gilang, lelaki yang tidak ia kenal sebelumnya. Lelaki yang usianya terpaut nyaris satu dasawarsa darinya. Lelaki yang bahkan secara terang terangan mengaku bahwa dirinya masih mencintai wanita lain.
Ya Allah jadikan aku manusia yang lebih baik lagi, manusia yang lebih kuat, manusia yang mampu menahan amarah dengan istigfar , manusia yang mampu menghapus dendam dengan memaafkan, manusia yang pandai bersyukur atas segala nikmat yang telah engkau berikan, dan jadikanlah rida-Mu sebagai penguatku. Aamiin..
Rasa takut adalah hal paling menyeramkan. Ia akan tetap bisa menghantuimu, meski kau bersembunyi di dalam lubang jarum sekalipun. Begitulah kata Ahn Seulgi pada Song Jaeson yang kini duduk di bawah pohon sakura. Kelopak kelopak cantik terus menghujaninya dengan apik sehingga membuat ia lupa bahwa detik berlalu begitu cepat.
Hidupku adalah hidupmu. Dalam setiap detak jantung yang mengalirkan darah, mengalir pula namamu di sana. Ketika ingatan telah mengerak, terkorosi oleh waktu, dan raga ini beranjak rapuh, hanya kenangan tentangmu yang tak ikut pudar. Cinta dalam kesederhanaan, kasih sayang dalam kesakitan, ketulusan mdalam pengorbanan.