Puisi Hatiku Ternagi adalah kumpulan puisi yang dapat membuat pembaca berurai air mata. karena Susiyati membagi sekeping hatinya untuk mengasah, asih dan asuh bersama orang-orang yang disayanginya, dalam mengarungi bahtera kehidupan melewati pasang surutnya ombak di lalutan.
Gimana rasanya naksir cewek yang udah nyaris jadian sama cowok lain? Maju pantang menyerah, mundur dan pasrah, atau cuma bisa ngerusuhin sambil menunggu celah? Yah… Rian cuma bisa bikin rusuh karena Rara yang dia taksir juga ditaksir Roni. Tapi begitu ada sedikit kesempatan, Rian nggak mau melewatkan. Persetan peluang. Persetan cowok lain yang juga punya rasa yang sama. Persetan esok hari. Pe…
Mila telah melihat dan merasakan sendiri kearifan lokal dalam bentuk tradisi, kebiasaan, serta kepercayaan yang unik dan tiap-tiap daerah. Beberapa mungkin terdengar lucu bahkan absura! contohnya perang topat atau perang ketupat di Lombok yang, sesuai dengan namanya, perang dengan saling melempar ketupat. Lalu, ada pil penenang lahir dan batin yang hanya bisa ditemukan di lampung, yaitu piil pe…
Gimana rasanya diputusin setelah berpacaran selama tiga belas tahun? Hidup Gala yang mendadak jomblo semakin runyam ketika adiknya kebelet nikah! Gala bertekad pantang lajang menjelang umur kepala tiga. Bersama ketiga sahabatnya, Nandi, Sydney, dan Detira, strategi pencarian jodoh pun disusun. Darat, udara, bahkan laut "disisir" demi menemukan pria idaman. Akankah Gala berhasil menemukan pasang…
Beberapa hal tidak bisa diurai dalam cerita pendek atau novel, hanya bisa dipadatkan dengan puisi. Beberapa hal tidak bisa disampaikan lantang, harus disampaikan lewat puisi. Puisi hadir demi menyelamatkan banyak hal. Perkara yang mungkin tidak akan pernah selesai diutarakan, namun harus tersalurkan. Buku ini adalah potongan-potongan "dongeng" yang harus disampaikan melalui cara itu.
Buku ini berkisah tentang seorang kakak yang mengorbankan apa pun agar adik-adiknya bisa terus sekolah dan sukses. Tentang rasa sabar dan penerimaan. Tentang keluarga yang penuh perjuangan, tentang seorang kakak yang dulu sekarang dan hingga kapan pun. Dia adalah kakakku
Bercerita tentang Akademi bayangan tingkat tinggi, sekolah terbaik di seluruh Klan Bulan, tentang persahabatan tiga mahasiswa yang diam-diam memiliki rencana bertualang ke tempat jauh, tapi petualang itu berakhir buruk.
Badai kembali membungkus kampung kami,. Kali ini aku mendongak, menatap jutaan tetes air hujan dengan riang. Inilah kami, Si anak Badai , tekad kami sebesar badai. Tidak pernah kenal kata menyerah. Buku ini tentang Si Anak Badai yang tumbuh ditemani suara aliran sungai, riak permukaan muara, dan deru ombak lautan.
Sebesar apapun keinginan untuk bahagia, jika cara mendapatkannya dengan melukai orang lain, kebahagiaan itu tidak akan bertahan lama. Kebahagian itu hanya akan singgah lalu hilang begitu saja.
Pantun melayu adalah puisi empat baris. Salah satu tema utamanya adalah percintaa. Dua baris pertama yang disebut sampiran, pada umumnya adalah nonsens atau omong kosong. Sementara itu, dua baris terakhir yang disebut isi, menyampaikan maksud, menyampaikan maksud sebenarnya dari puisi romantis ini.
Puisi dan pantun adalah salah satu kekayaan bahasa yang dimilki oleh Bahasa Indonesia. Puisi di Indonesia sudah ada sejak jaman dahulu, sehingga penting untuk dilestarikan. Pantun juga sudah mejadi bagian dari hiburan rakyat Indonesia hingga saat ini. Tentunya puisi dan pantun perlu dilestarikan.
Cara terbaik untuk mendidik anak adalah dengan hati. Jika kita ingin sukses mendidik anak-anak kita, tentu kita harus mengetahui cara belajarnya anak, bukan memaksakan cara belajar kita kepada anak. Seorang guru, Pak Ilham membuktikan teori tersebut, dengan sabar dan penuh ketekunan, berharap anak-anak didiknya menjadi manusia yang sempurna.
Antara pengmebangan diri, karir atau pekerjaan, percintaan, travelling atau petualangan, dan kehidupan sekitar, berfantasi, perkembangan teknologi, negeri ini dan lain sebagainya. Semua saling berhubungan dan ketergantungan. Saling melengkapi dan menyempurnakan.
Sejenak teringat kembali kita aku pertama kali menjadi pelaku sandiwara bersamamu, kamu percaya bahwa aku akan melakukan yang terbaik untukmu, dan sungguh itu benar-benar akan terjadi. Aku sungguh bisa melakukannya untukmu. Kamu seyum kepadaku, sungguhkah?