Hidupku adalah hidupmu. Dalam setiap detak jantung yang mengalirkan darah, mengalir pula namamu di sana. Ketika ingatan telah mengerak, terkorosi oleh waktu, dan raga ini beranjak rapuh, hanya kenangan tentangmu yang tak ikut pudar. Cinta dalam kesederhanaan, kasih sayang dalam kesakitan, ketulusan mdalam pengorbanan.
Pernah dengar ungkapan a picture is worth a thousand words? Sebuah gambar bisa mengungkapkan seribu kata. Sebuah gambar bisa menyimpan ribuan makna dan arti. Seperti buku #Cintakarenacinta ini. Melalui gambar dan ilustrasi, penulis mengungkapkan dan mengekspresikan makna cinta. Ternyata cinta yang indah dan mendatangkan kebahagiaan itu bisa berasal dari hal-hal kecil dan sederhana. Keseharian k…
Buku ini persembahan terbaik dan didedikasikan khusus untuk sosok yang hangat, ibu. Nilai keluhuran berupa ketulusan dan kebaikan berbagi telah menumbuhkan sisi penghambatan sebaik-baiknya penghambaan terhadap sang maha pencipta dari sebuah proses kematian. Menyentuh ruang hati untuk bergerak mencari dharma kebaikan menembus belenggu waktu dan mendobrak diri dari penjara lara.
Dia masih terlelap dalam tidur panjangnya yang lama!Dan kau sendiri tidak tahu akan sampai kapan. Dia adalah seseorang yang akan bersanding denganmu di pelaminan. Seseorang yang akan membuatmu bahagia seumur hidupmu. Namun,kebahagiaan itu sepertinya akan sirna setelah kau mendapati ada rahasia besar yang selama ini disembunyikan di belakangmu. Rahasia itu menusuk dan menghancurkan hatimu menjad…
Tidak ada yang paling berat dalam hidup selain salah jurusan. Apalagi terjebak menjadi mahasiswa Fisika murni. Abil, mahasiswa Fisika beralmamater kuning yang lebih sering berkuliah di FISIP. Tidak ada yang dia kenal di jurusan kecuali Anneth, sosok wanita yang ditemuinya di ospek hari pertama. Sebuah perjumpaan yang menjadi penawar kebencian Abil akan Fisika. Berawal dari konstestasi pemilihan…
Benda itu masih ada di atas meja kerjaku. Kusam dan kelam, dua kata yang mewakili hidup ini. Sampulnya yang kelabu seolah menyiratkan bahwa pemiliknya adalah sosok yang sangat suram. Buku itu bukan milikku, aku menemukannya di jalanan sepulang kerja. Sebenarnya, aku sedikit was-was saat memutuskan untuk membawanya pulang. Takut tiba-tiba hidupku berubah horor seandainya itu adalah semacam diary…
Arswendo Atmowiloto, sang empu “jurus” Mengarang Itu Gampang, selalu mengasah kesaktiannya dengan menulis kapan pun, di mana pun… dengan coretan tangan, mesin tik, hingga komputer. Inilah kumpulan tulisannya mengenai memaknai hidup dengan terus bersyukur, yang berserakan tertinggal di komputernya---tentang awal kehidupannya di Solo, kehangatan keluarga yang dicintainya, kiprahnya di rimba…