Pernahkah kamu memikirkan apa yang benar-benar ingin kamu lakukan dalam hidupmu? Melukis? Menulis puisi? Membaca? Apa pun itu, lakukan saja. Jangan biarkan apa pun menghalangimu melakukan banyak hal yang ingin kamu lakukan. Usia, kesibukan, anak dan pasangan, semua itu bukanlah alasan yang bisa kamu jadikan pembenaran atas kegagalanmu melakukan apa yang kamu mau. Ini hidupmu, lakukanlah semua y…
Buku ini didedikasikan untuk orang orang yang nggak bisa membebaskan dirinya dari kebiasaan memikirkan penilaian orang lain. Buku ini akan menyadarkanmu bahwa setiap orang akan selalu punya pandangan yang berbeda dalam menilai suatu hal, termasuk saat mereka menilai dirimu.
Kata Bahagia sering kita ucapkan, tetapi kadang tidak kita rasakan. Salah satu penyebabnya, kebahagiaan sering diidentifikasikan dengan harta bergelimang, jabatan tinggi, dan serba serbi kemewahan, padahal sebernya cara untuk bahagia itu mudah
Hidup dalam peradaban yang serba cepat, sering kali membuat kita lupa diri untuk rehat. Kita tidak memberi jeda untuk berhenti sejenak, karena sekali berhenti seolah harus berlari dua kali lebih cepat untuk mengejar ketertinggalan. Sungguh melelahkan, bukan? Keserbacepatan ini diam-diam merampas waktu, tenaga, dan pikiran kita.
Orang mengira ketika Anda ingin mengubah hidup, Anda perlu memikirkan hal-hal besar. Namun pakar kebiasaan terkenal kelas dunia James Clear telah menemukan sebuah cara lain. Ia tahu bahwa perubahan nyata berasal dari efek gabungan ratusan keputusan kecil—dari mengerjakan dua push-up sehari, bangun lima menit lebih awal, sampai menahan sebentar hasrat untuk menelepon. Ia menyebut semua tadi at…
Semua orang ingin mendapatkan apa yang diinginkan. Namun, dalam prosesnya acap kali terbentur dengan berbagai masalah dan tantangan yang datang tiba-tiba dan tak terduga. Acop kali juga keduanya terlampau sulit dan berat untuk diatasi, sehingga membuatnya kecewa, sedih, cemas, takut, hingga tahap depresi dan putus asa Buku ini ditulis oleh seorang jurnalis cum motivator Timur Tengah yang sangat…
Seni Berdamai dengan Masa Lalu karya Kurnia Ardi ini merupakan sebuah refleksi bagi kita semua yang ingin berdamai dengan masa lalu khususnya terhadap apa yang sudah terjadi pada diri kita
Serumit apapun masalah yang membuat kita menjadi tertekan pastia ada cara untuk mencari solusi. Pun Kita punya kewajiban membantu orang-orang terdekat yang sedang berjuang dengan kesehatan mentalnya. Buku ini membantu menjawab langkah seperti apa yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama kesehatan mental, baik untuk kita sendiri dan orang lain.
Pada bagian pertama buku ini memetakan tentang apa itu malas dan apa yang menyebabkannya. Turut dipetakan pula tentang bahaya yang timbul akibat kemalasan. Pada bagian kedua dipetakan pula tentang kesadaran diri karena sebagian pemalas mungkin sangat menyadari dirinya pemalas, tetapi sebagian lain akan sulit memhami bahwa dirinya adalah pemalas dan harus memperbaiki diri. Kesadaran itu penting …
Kau melihat teman-teman dan mereka sudah mendapatkan impian. Sementara kau masih termangu, menggenggam harapan. Pelan, dalam hati kau berujar, “Kapan mimpiku terwujud?”. Selama perjalanan mencapai tujuan, adakalanya kau melihat sekelilin menakar jauh jangkauan. Atau, kau malah membandingkannya dengan orang lain. Lalu, lupa melanjutkan perjalanan. Benarkah segala usaha dan upayamu selama ini…