Tentang sebuah perjalanan menyusuri cita, rasa, dan tanya. Beberapa memilih bersuara, yang lain tenang dengan memendam. Tak apa jika merasakan patah, yang terpenting kau terus mengusaha untuk abngkit dan tumbuh lagi.
Rindu dengan orang tua yang jauh mungkin masih bisa bertemu. Rindu kepada orang tua yang telah meninggalkan kita untuk selamanya akan membawa kita dalam ruang dan waktu masa lalu. Antologi rindu tak hampa ini menghadirkan beragam kisah menarik dari kerinduan seorang anak pada orang tuanya.
Benda itu masih ada di atas meja kerjaku. Kusam dan kelam, dua kata yang mewakili hidup ini. Sampulnya yang kelabu seolah menyiratkan bahwa pemiliknya adalah sosok yang sangat suram. Buku itu bukan milikku, aku menemukannya di jalanan sepulang kerja. Sebenarnya, aku sedikit was-was saat memutuskan untuk membawanya pulang. Takut tiba-tiba hidupku berubah horor seandainya itu adalah semacam diary…
Buku ini berisi materi-materi yang sebagian dikumpulkan dari bahan pelatihan yang pernah ditulis dan pernah disampaikan penulis dan kemudian digabungkan dengan ilmu jurnalistik. Materi-materi tersebut, antara lain dasar-dasar pengenalan ilmu jurnalistik, panduan menulis berita, dan panduan menulis feature. Secara khusus, bagian penulisan feature berisi latar belakang lahirnya tulisan feature da…
Arswendo Atmowiloto, sang empu “jurus” Mengarang Itu Gampang, selalu mengasah kesaktiannya dengan menulis kapan pun, di mana pun… dengan coretan tangan, mesin tik, hingga komputer. Inilah kumpulan tulisannya mengenai memaknai hidup dengan terus bersyukur, yang berserakan tertinggal di komputernya---tentang awal kehidupannya di Solo, kehangatan keluarga yang dicintainya, kiprahnya di rimba…
Buku ini berisi ungkapan tentang perasaan cinta, rindu dan penantian. Ketika perasaan cinta bukan hanya sekedar cinta, banyak yang tidak dan belum mengerti apa itu cinta ? Dengan mudahnya berkata cinta tapi didalamnya tidak mengerti bahwa cinta itu bukan hanya perasaan saja yang dengan mudahnya rasa itu hilang ketika keadaan dari salah satu orang yang dicintainya tidak lagi seperti yang dulu, t…
Lho, arina kok bawa tas sama pakai mukenah? arina mau ngapain, sayang? tanya Ibu lembut sembari membungkukkan badannya menatap wajahku. Aku mau sholat di masjid sama ayah, Ayah mana? tuturku sambil menatap wajah ibu. Arina, Ayah sudah tidur. Ayah tadi ketiduran di meja ruang kerjanya , terus Ibu suruh Ayah tidur di kamar, jelas ibu.
Enak, ya, Mbak jadi mereka, pingin apa tinggal nunjuk. Thaun ajaran baru, semua juga ikut baru. Lha kita, jangankan beli baru, tas kalau mggak sampai jebol, ya, belum beli yang baru. Mulai...muali...mulai1 Bersyukur, Din...ingat, rezeki orang itu sudah diatur Allah. Mungkin saat ini belum bisa beli ini itu, siapa tahu nanti ada rezeki nomplok. Yang penting kita itu harus selalu bersyukur1 Coba…
Puisi Hatiku Ternagi adalah kumpulan puisi yang dapat membuat pembaca berurai air mata. karena Susiyati membagi sekeping hatinya untuk mengasah, asih dan asuh bersama orang-orang yang disayanginya, dalam mengarungi bahtera kehidupan melewati pasang surutnya ombak di lalutan.
Meera menatap sebuah bingkai foto didepannya. Di sana terlihat foto seorang anak perempuan usia 6 tahun yang sedang tertawa lebar, mama yang sedang menggendong anak kecil, dan Ayah yang tersenyum berdiri dibelakangnya. Foto kenangan setahun yang lalu. "Saat kangen, aku hanya bisa menatap foto ini untuk mengenangmu," tanpa terasa air mata Meera menetes. Meera terisak karena teringat Malaika. Set…
Perjalanan hidup panjang membawa Wim mengenang masa SMAnya, ketika masih bersekolah di St. Albertus di Kota Malang. Banyak kejadian suka duka yang diperolehnya. Sedih, senang hingga perasaan cinta yang membawanya pada sang bidadari pertamanya.
Gimana rasanya naksir cewek yang udah nyaris jadian sama cowok lain? Maju pantang menyerah, mundur dan pasrah, atau cuma bisa ngerusuhin sambil menunggu celah? Yah… Rian cuma bisa bikin rusuh karena Rara yang dia taksir juga ditaksir Roni. Tapi begitu ada sedikit kesempatan, Rian nggak mau melewatkan. Persetan peluang. Persetan cowok lain yang juga punya rasa yang sama. Persetan esok hari. Pe…