ombang Santani Khairen atau biasa akrab dengan sapaan J.S Khairen adalah seorang penulis berdarah Minang. Sosok ayahnya yang seorang wartawan menjadi salah satu alasan mengapa Khairen menekuni dunia kepenulisan sejak kecil. Kemampuan menulisnya mulai berkembang pesat saat ia bergabung dengan Economica, yakni sebuah organisasi yang bergerak di bidang jurnalistik keilmuan di Universitas Indonesia…
Ada deras keringat ayah dan banjir tangis ibu dalam langkah kakimu hari ini. Dunia jahat dan kau kalah? Lihat telapak tanganmu. Ayah selalu menepa tangan itu agar tak menyerah . Ibu tak henti memapah tangan itu untuk berdoa. Bangkitlah untuk melangkah.
Namaku Rizki usiaku empat belas tahun, saat ini aku berdiri di depan panti asuhan, membawa dua adik perempuanku. Bukan, aku bukan anak yatim piatu. Ibuku masih hidup, tapi, dua menit yang lalu adalah terakhir kali aku bertemu dengan ibu. Hingga kelak aku dewasa, kami tak pernah bertemu lagi. Sementara ayahku tewas 6tertembak.