Deskripsi Setelah tersengat listrik, Prim mendadak menjadi genius. Ia bisa memperbaiki apa saja, bahkan mencoba merancang sendiri pesawat antigravitasi. Suatu malam, aliran listrik di sekitar Lembang terputus dan banyak kendaraan mogok di jalan. Prim yakin, gangguan itu tidak biasa. Bisa jadi suatu benda mekanis dari luar angkasa. Mungkinkah ada makhluk asing yang mencoba ‘bertamu’ ke Bumi…
Gawat! Tangan Yun tidak bisa berhenti menabuh genderang. Adi tiba-tiba juga terus menari. Begitu mereka berhenti, kabut perlahan menyelimuti. Mereka tidak lagi berada di gudang belakang rumah. Sekeliling mereka berubah menjadi hutan rimba. Sekelompok orang membawa kamera, senapan, dan ransel. Sebenarnya, ke mana genderang keramat itu membawa Yun dan Adi pergi?
Wagimin bimbang antara mempertahankan layangan atau menukarnya dengan pil kina yang bisa menyembuhkan sakit emaknya. Masalahnya, pil kina itu pemberian Jan, salah satu serdadu Belanda. Wagimin membenci Belanda, tapi Jan berbeda. Layangan membuka persahabatan kecil di tengah perang revolusi. Apakah Jan bisa dipercaya saat mengatakan bahwa ada mata-mata Belanda di antara para gerilyawan?