Text
Bukit Cahaya dan Sepilihan Cerita Lainnya
Mereka sudah tidak percaya pada kekuatan keindahan. Mereka jauh lebih percaya pada perhitungan logika—entah apa sebenarnya pemahaman mereka tentang logika. Semua unsur kehidupan didasarkan pada untung-rugi secara sempit. Mereka lebih percaya pada skala penjualan. Mereka bukan lagi pengikut para nabi, meskipun dari mulut mereka membusa ayat-ayat Tuhan; mereka menyembah uang yang menurut mereka lebih nyata daripada Tuhan. Empat puluh cerita dalam buku ini sebentang kisah yang menawarkan banyak tema, banyak gaya. Namun, satu pokok persoalan yakni kemanusiaan. Membaca Bukit Cahaya ibarat pendakian yang menyenangkan sebab ia menukik perasaan dan mengajak sejenak bersua jeda.
| F01605 | 813 YAN b | My Library | Tersedia |
| F01606 | 813 YAN b | My Library | Tersedia |
| F01607 | 813 YAN b | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain